(KomsosSMF) – Salah satu kegiatan utama dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun Keuskupan Bogor ke-75 adalah Kirab Misi yang dimulai pada awal April 2024 hingga jelang akhir tahun, sebuah peristiwa iman untuk mensyukuri perjalanan Keuskupan Bogor selama 75 tahun serta ajakan kepada umat untuk berjalan bersama mewartakan kasih Kristus.


Romo Joko mengatakan selama satu Minggu, umat Paroki St. Andreas merasakan sukacita bersama dengan kehadiran Patung Bunda Maria dan Salib Misi. Pastor Paroki SMF RD. Andreas Bramantyo dalam sambutannya mengatakan bahwa umat Paroki SMF menyambut kehadiran Patung Bunda Maria dan Salib Misi dengan penuh sukacita. Semoga kehadiran Bunda Maria dan Salib Misi ini juga membawa sukacita dan menumbuhkan iman umat Paroki St. Maria Fatima.
Setelah acara penyambutan, acara kemudian dilanjutkan dengan Perarakan yang berlangsung meriah dengan nuansa budaya nusantara dan ekologis. Umat mengenakan berbagai jenis busana daerah sebagai cerminan keaneragaman latar belakang umat Paroki SMF, yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.




Romo Joko mengatakan selama satu Minggu, umat Paroki St. Andreas merasakan sukacita bersama dengan kehadiran Patung Bunda Maria dan Salib Misi. Pastor Paroki SMF RD. Andreas Bramantyo dalam sambutannya mengatakan bahwa umat Paroki SMF menyambut kehadiran Patung Bunda Maria dan Salib Misi dengan penuh sukacita. Semoga kehadiran Bunda Maria dan Salib Misi ini juga membawa sukacita dan menumbuhkan iman umat Paroki St. Maria Fatima.
Setelah acara penyambutan, acara kemudian dilanjutkan dengan Perarakan yang berlangsung meriah dengan nuansa budaya nusantara dan ekologis. Umat mengenakan berbagai jenis busana daerah sebagai cerminan keaneragaman latar belakang umat Paroki SMF, yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Foto-Foto perarakan Patung Bunda Maria dan Salib Misi:
























Perwakilian umat dari lingkungan-lingkungan dan kelompok-kelompok kategorial berjalan bersama membawa vandel menuju Hall dengan mengenakan busana daerah masing-masing. Perarakan Patung Bunda Maria dan Salib Misi diiringi dengan tarian adat Jawa. Selama Perarakan, beberapa kelompok kategorial bernyanyi, berdoa dan menari bersama. Kelompok lansia SMF tak ketinggalan. Mereka memamerkan hasil kebun sebagai ungkapan syukur atas hasil bumi dan juga ajakan kepada umat untuk selalu menjaga bumi, rumah kita bersama.
Setelah perarakan, acara kemudian dilanjutkan dengan Ibadat Pembukaan Kirab Misi, yang dipimpin oleh Pastor Vikaris Romo Galih, hingga pukul 12.00 WIB. Setelah break makan siang, acara kemudian dilanjutkan dengan Audiensi Bapa Uskup dengna Sekami Anak dan Remaja, Paroki SMF.
Foto-Foto perarakan Patung Bunda Maria dan Salib Misi:









